iCnHAQF62br424F1oK8RwyEkyucx21kDoKaV2DdH

Pendidikan Mensyaratkan Proses


Suatu ketika para murid protes kepada gurunya, 
“Mengapa kami tidak dapat mengusir setan itu?”

Sang guru menjawab, 
“Itu karena kamu kurang percaya. Andai saja kamu punya iman sebesar biji sesawi, kamu dapat berkata kepada gunung ini: 'Pindah dari tempat ini ke sana, maka gunung ini akan pindah'. Gak ada yang mustahil bagimu."

Di negeri antah berantah ini, sistem pendidikan adalah industri, yang dibayar mahal oleh orang tua demi memenuhi tuntutan "menyulap anaknya jadi hebat dalam sekejap".

Gaya hidup serba instan telah merasuki hidup kita. 
"Kamu ingin sesuatu, beli, lalu jadi milik anda!"

Maka ilmu yang laris adalah ilmu sulap: 
ilmu yang dibeli demi harga mahal, lalu bisa digunakan langsung untuk mencari uang.
 
Saat ini "proses" semakin dijauhi. 
Semua orang sekolahan ingin lulus cepat dan lulus dengan "summa cum laude".

Dengan ijazah itu, mereka akan mencari kerja 
yang membutuhkan prestasi (baca: ijazah yang dibeli oleh) mereka
untuk dijadikan sebagai materi pemasaran.

Mereka lupa bahwa keyakinan (faith) adalah dasar ilmu pengetahuan. 
Anda tak belajar tentang sesuatu yang anda tidak yakini benar dan berguna.
Keyakinan yang teguh akan menjadikan seorang pelajar 
bisa melebihi gurunya, bukan malah didasarkan melulu pada ambisi.

Posting Komentar

Saat menuliskan komentar, tetaplah menggunakan bahasa yang baik, sopan dan sebisa mungkin sesuai dengan kaidah-kaidah jurnalistik. Please jangan mencantumkan link / tautan ya. Terimakasih.