iCnHAQF62br424F1oK8RwyEkyucx21kDoKaV2DdH

PUSPITA - PUSatkan PIkiran sebelum berkata-kaTA


Ada saja orang yang begitu percaya untuk "menitipkan" rahasia penting kepada orang terdekatnya. Biasanya rahasia yang umum dititipkan adalah rahasia dalam bentuk verbal (kata-kata) yang sifatnya genting, sangat penting, penting, atau cukup penting.

Kalau dari orang dewasa, isi rahasia itu bisa saja tentang hubungan yang tidak baik di internal keluarga inti atau antar-keluarga luar (extended family) mereka. Selaia rahasia keluarga, orang dewasa juga sering menitipkan "rahasia bisnisnya". Sementara di kalangan anak muda, rahasia yang dititipkan lebih sering menyangkut relasi dengan pacar atau teman mereka.

Menyimpan rahasia bikan perkara mudah. Ini ibarat seorang imam (pastor) yang menyimpan rapat-rapat isi pengakuan dosa umatnya.
Sedemikian rapat hingga sang imam lebih memilih mati daripada dipaksa membuncah rahasia penitennya.

Namun, dalam kondisi darurat tertentu, seperti mengancam nyawa seseorang, rahasia yang dititipkan sekian puluh tahun atau bertahun-tahun tadi bisa saja dibuka.

Itulah yang sering terjadi dalam kasus hukum di pengadilan. Orang dipaksa "mengaku" demi menegakkan kebenaran faktual. Atau, ketika "rahasia yang dititipkan" tadi ternyata rahasia negara dan olehnya negara menjadi rugi, maka rahasia itu perlu dipublikasi. Tentu dengan konsekuensi tertentu bagi si orang yang menyimpan rahasia itu.

Pendek kata, selama "hal yang dirahasiakan itu" tak memiliki konsekurnsi negatif, maka biarlah tetap menjadi rahasia yang akan dibawa mati. Sebaliknya, ketika isi rahasia itu ternyata digunakan si penitipnya untuk menekan, menguasai, merampas, dst orang lain, maka rahasia itu tentu lebih baik di ungkapkan di pengadilan.

Semua rahasia harus diungkap ketika hal yang dirahasiakan itu menyangkut keselamatan: hidup atau matinya seseorang. Prinsipnya, sebelum mengungkapkan rahasia itu, mereka yang dititipkan untuk menyimpannya harus berpikir matangvfan penuh pertimbangan.

Tapi ingat, sebelum mengunkapkan rahasia yang dipercayakan untuk anda simpan diungkapkan, anda sebaiknya menggunakan prinsip puspita: PUsatkan PIkiran Anda sebelum mengaTAkannya!

- Selamat Hari Rabu Abu -
Masa puasa, pantang dan doa

Lebih lamaTerbaru

Posting Komentar

Saat menuliskan komentar, tetaplah menggunakan bahasa yang baik, sopan dan sebisa mungkin sesuai dengan kaidah-kaidah jurnalistik. Please jangan mencantumkan link / tautan ya. Terimakasih.