Donald Trump, dengan jeratan $ 200jt biaya kampanye dari AIPAC (American Israel Public Affairs Committee) dan ancaman pembongkaran boroknya oleh Epstein dari Israel mau tidak mau harus membantu Israel memperluas perang genosidanya di Gaza, Iran, Libanon dan negara-negara Timur Tengah.
Media internasional lalu fokus memberitakan perang tersebut. Seluruh perhatian dunia terarah kesana: petang Israel+US vs Iran. Hingga kini perang masih berlanjut. Ajakan moral untuk mempromosikan perdamaian dari Paus Leo XIV tiba-tiba menginterupsi misi Trum membuktikan kesetiaannya kepada Netanyahu, junjungannya.
Sejak seruan perdamaian dari Paus Leo, yang juga diulangibya saat kunjungan apostoliknya ke Benua Afrika, perang relatif mereda. Paling tidak sempqt terdengar ajakan untuk berunding dari dunia internasional.
Faktanya, disaat gencatan senjata sedang diupayakan AS, eh Israel malah membombardir Lebanon dan mrlakukan pendudukan paksa. Bahakan seorang rabbi Yahudi bertekada akan memusnahkan mesjid dan gereja setelah petampasan tanah Libanon terwujud.
Misi ini tak main-main. Dunai mrnyaksikan di media sosial ketika Kelompok garus keras Zionis mulai melakukan kekerasan terhadap oranf Kristen di Palestina. Bahkan seorang suster biarawati yang sedang jalan kaki dipersekusi oleh pemuda Israel hingga terluka parah.
Zionisme yang dibungkus dengan konsep Israel jaman Musa, dengab Taurat sebagai dasar negra sungguh manpu mengecoh orang Kristen di seluruh dunia. Hanya saja , segala bentuk konspirasi yanh dilakukan kaum Zionis dan pemerintahan Trump ternyata tak luput dari pemberitaan.
Segala hal yang dulu bisa disembunyikan, dengan kemajuan teknologi komunikasi ciptaan mereka, betbagai kejahatan mereka semakin hari semakin terkuak.
Kini sudah 70 negara di dunia bersatu melawan Israel dan AS. Sementara di AS sendiri, Trump sudah jadi bulan-bulanan media. Tak saja diperlakukan sebagai boneka bodoh, Trump juga kin menjadi psikopar betbahaya.
Sayangnya, konspirasi tak berhenti di situ. Elit global yang mengendalikan dunia dengan uang yang mereka kuasai kini kembali mengancam dunia dengan virus baru hasil ciptaan Bill Gates. Kini Bill Gates sudah mulai menakut-nakuti dunia dengan akan adanya virus baru ya g lrbih mematikan dari Covid-19.
AS dan Israel benar-benar merepresentasikan Setan, baik lewat senjata nuklir yang hanya boleh mereka gunakan naupun lewat virus mematikan. Trump dan Netanyahu sungguh merepresentasikan bahwa dunia tak akan pernah lepas dari kejahatan.
Ibarat ulah Elon Musk yang menggantikan tempat berkicau (logo Twiter) dengan kematian (logo X), tempat di mana Trump dan orang² psikopat global bebas menghinda, merundung, merendahkan, hingga membabat habis bangsa lain.


Posting Komentar